
Risotto farro Italia yang tradisional ini menampilkan tekstur renyah dan chewy dari biji-bijian kuno yang dikombinasikan dengan campuran herba musim semi segar yang vibrant. Sebuah variasi yang lebih ringan dan lebih sehat dari risotto klasik yang merayakan cita rasa terbaik musim ini.
Risotto farro Italia yang tradisional ini menampilkan tekstur renyah dan chewy dari biji-bijian kuno yang dikombinasikan dengan campuran herba musim semi segar yang vibrant. Sebuah variasi yang lebih ringan dan lebih sehat dari risotto klasik yang merayakan cita rasa terbaik musim ini.
Bilas farro kupas di bawah air dingin dan tiriskan dengan baik. Jaga kaldu sayuran tetap hangat dalam panci di atas api kecil.
Panaskan 2 sendok makan minyak zaitun dalam panci berdasar berat besar atau Dutch oven di atas api sedang. Tambahkan shallot dan tumis selama 3-4 menit hingga melunak dan transparan.
Tambahkan bawang putih cincang dan masak selama 1 menit hingga harum, aduk terus-menerus untuk mencegah terbakar.
Tambahkan farro ke dalam panci dan panggang selama 2 menit, aduk untuk melapisi biji-bijian dengan minyak hingga tercium aroma yang sedikit nutty.
Tuangkan anggur putih dan aduk terus-menerus hingga cairan sepenuhnya terserap, sekitar 2 menit.
Mulai menambahkan kaldu hangat satu sendok sodet pada satu waktu, aduk sering dan biarkan setiap penambahan terserap sebelum menambahkan yang berikutnya. Lanjutkan proses ini selama 25-30 menit hingga farro lembut namun masih memiliki tekstur chewy yang menyenangkan.
Angkat panci dari api dan aduk dalam mentega, Parmesan parut, dan daun bayam bayi, biarkan panas sisa melayu daun.
Lipat masuk kucai segar, peterseli, mint, basil, dan tarragon. Tambahkan zest lemon dan jus lemon segar, kemudian bumbui dengan garam dan merica sesuai selera.
Bagikan risotto di antara empat mangkuk yang sudah dihangatkan dan siram dengan sisa sendok makan minyak zaitun. Hiasi dengan Parmesan tambahan dan taburan akhir herba segar sebelum disajikan segera.
Unggah foto kamu.