
Sup musim semi yang lembut dan halus dengan fennel yang lembut dan kentang yang empuk, diakhiri dengan tetesan minyak zaitun dan disajikan bersama breadstick wijen buatan sendiri yang berwarna emas. Hidangan Mediterania yang ringan namun memuaskan ini merayakan cita rasa segar musiman.
Sup musim semi yang lembut dan halus dengan fennel yang lembut dan kentang yang empuk, diakhiri dengan tetesan minyak zaitun dan disajikan bersama breadstick wijen buatan sendiri yang berwarna emas. Hidangan Mediterania yang ringan namun memuaskan ini merayakan cita rasa segar musiman.
Panaskan oven hingga 200°C fan. Lapisi nampan pemanggang dengan kertas perkamen.
Untuk breadstick, gabungkan tepung, ragi, gula dan garam dalam mangkuk. Tambahkan air hangat dan 2 sendok makan minyak zaitun, aduk hingga membentuk adonan yang lembut. Uleni selama 5 menit hingga halus.
Bagi adonan menjadi 12 bagian dan gulung masing-masing menjadi tongkat tipis sekitar 20cm panjangnya. Letakkan di nampan yang sudah disiapkan, olesi dengan putih telur, dan taburi dengan biji wijen secara murah hati.
Panggang breadstick selama 15-18 menit hingga berwarna emas dan renyah. Sisihkan untuk dingin.
Panaskan 2 sendok makan minyak zaitun dalam panci besar dengan api sedang. Tambahkan bawang bombay dan masak selama 5 menit hingga lunak.
Tambahkan fennel, kentang, bawak putih dan biji fennel. Aduk dan masak selama 3 menit hingga harum.
Tuang kaldu sayuran, bawa ke didih, kemudian kurangi panas dan rebus selama 25 menit hingga sayuran benar-benar empuk.
Angkat dari panas dan blender sup dengan blender tongkat hingga benar-benar halus dan lembut. Bumbui dengan garam dan merica sesuai selera.
Tuang sup ke dalam mangkuk yang sudah dipanaskan, teteskan dengan sisa minyak zaitun, dan hiasi dengan frond fennel yang disimpan.
Sajikan segera dengan breadstick wijen hangat di samping.
Unggah foto kamu.